
Penulis : Fathan Faris Saputro
Editor & Penyunting : Fatmawati S.IP, M.AP.
Desain Sampul : Ahmad Ardanil
Diterbitkan oleh : Eja Publishing (CV. Penerbit Eja).
Jln. Tala’salapang No 4, Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Sulawesi Selatan.
https://www.penerbiteja.com/
Email : ejapublishing21@gmail.com
Cetakan pertama: Juli 2023
xiv+133 halaman: 14,8 x 21 cm.
ISBN: (on proses)
“Berorganisasi itu bermakna belajar berinteraksi dengan kolega-kolega seperjuangan yang disatukan dalam satu visi bersama. IMM sebagai organisasi Mahasiswa Muslim yang berafiliasi dengan Muhammadiyah bervisi pembaharuan dan berkemajuan. Hal itu menegaskan bahwa IMM ingin menjadikan kader-kadernya menjadi insan yang berwawasan luas, berinteraksi dengan kesantunan dan keluwesan, didasari oleh relijiusitas, intelektualitas dan humanitas. Kader-kader IMM dengan gemblengan seperti itu akan menjadi pribadi yang luwes dan dinamis, sebagaimana disebutkan dalam Buku Luwesitas IMM karya Fathan Faris Saputro, sebagai salah satu stakeholder dan katalisator pembangunan manusia Indonesia. Selamat membaca.”
– Dr. Piet Hizbullah Khaidir, S.Ag., MA.
(Sekretaris PDM Lamongan 2022-2027)
“Dalam gelombang disrupsi kebudayaan yang massif, IMM dituntut untuk tampil dalam dinamika perubahan zaman. Tentu dengan usaha membawa spirit dan nilai-nilai yang terkandung di dalam dirinya. Dalam menanggapi gelombang digitalisasi, IMM dituntut untuk tidak saja menjadi pengguna yang bijaksana, namun menjadi kreator digital yang secara kreatif mampu mempengaruhi dialog publik. Buku ini saya kira membahas beberapa hal strategis yang perlu dilakukan IMM dalam mengarungi zaman. Selamat membaca.”
– Muh. Akmal Ahsan, M.Pd.
(Ketua Umum DPD IMM DIY 2021-2023)
“Di era disrupsi terjadi begitu banyak perubahan cepat di banyak sektor. Di era seperti ini, mereka yang punya kepribadian fleksibel dan adaptive yang akan survive. Buku ini menarik karena menginspirasi IMM untuk memiliki modal survive di era disrupsi dengan anggota-anggotanya yang berkepribadian fleksibel dan adaptive.”
– Prof. Dr. Zainuddin Maliki, M.Si.
(Anggota DPR RI Komisi X)
“Buku karya Immawan Fathan Faris Saputro dengan judul Luwesitas IMM ini memiliki kekuatan cukup trengginas untuk mendorong para pembaca khususnya aktivis IMM untuk bersikap inklusif. Adaptif dengan perubahan, juga selalu relevan dengan perkembangan adalah upaya yang terus-menerus dilakukan, salah satunya dengan membaca buku ini. Saya sangat mengapresiasi dan amat senang atas kelahiran buku bagus ini. Layak dan perlu dibaca!”
– Ode Rizki Prabtama
(Direktur Program Bahasa LPBPA DPP IMM)
“Melalui buku yang ditulis oleh Fathan Faris Saputro berjudul Luwesitas IMM, maka pembaca akan mendapatkan sebuah konsep pergerakan yang elegan. Fathan mengajak kader IMM untuk membangun adaptabilitas dalam bergerak. Melalui buku ini, kita tidak hanya diajak untuk bertumbuh menjadi akademisi, melainkan didorong untuk merebut wacana sosial serta diarahkan untuk bergerak didunia politik serta wadah-wadah yang memungkinkan IMM untuk terus berdiaspora.”
– Renci, S.Pd.
(Penulis Buku Mahasiswa Sang Pencerah)
“Saat mengisi kegiatan IMM, Saya sering menjumpai kader IMM perempuan yang akrab disapa Immawati mengenakan cadar. Pada saat yang sama, saya tidak menjumpai Immawati memakai celana jin, dan hampir semua Immawati berhijab ala akhwat. Melihat realitas tersebut di atas, menjadi sangat penting membaca buku Luwesitas IMM. Banyak membahas ideologi gerakan dan implementasinya dalam praksis kegiatan organisasi. Semoga dengan buku ini dapat menjadi pelecut kader, agar cepat keluar dan bebas dari belenggu-belenggu penghambat aktualisasi kader IMM di ruang publik yang lebih luas. Progresif, terbuka dan berkarya adalah Luwesitas IMM.”
– Shobikin Amin, S.Sos., MM.
(Ketua MPM PDM Lamongan 2022-2027)
“Buku ini memberikan pesan-pesan reflektif-konstruktif dalam menjalankan gerakan IMM di masa kini dan mendatang. Beberapa catatan diulas oleh penulis diantaranya; IMM perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman, juga bagaimana sebagai kader untuk meningkatkan perannya untuk masyarakat. Ulasan dalam karya ini menarik, meski, bagi saya, ulasan-ulasannya belum secara kontekstual menyentuh realitas secara keseluruhan, tetapi karya ini adalah bagian salah satu ikhtiar untuk dapat meningkatkan rasa peduli pada IMM, dan ikhtiar mewujudkan tujuan IMM. Saya sangat apresiasi kepada Fathan Faris Saputro atas terbitnya buku ini. Buku yang bagus, dan cocok dibaca oleh seluruh kader IMM dimanapun berada.”
– Bayujati Prakoso
(Penulis Buku Sukma Intelektualisme)
“Alhamdulillah dengan penuh syukur kepada Allah sekaligus saya ucapkan selamat dan sukses atas terbitnya buku Luwesitas IMM. Saya berharap dengan buku ini menjadi panduan bagi kader-kader IMM segera bertransformasi dalam kehidupan nyata. Orang tua kita dulu juga memberi panduan ‘Yen kaku biso o dadi pikulan yen lemes biso o dadi tali’. Luwes bukan berarti munat manut tapi adaptif. Kader-kader IMM tetap teguh Akidahnya dalam ilmunya mulia akhlaknya juga memiliki life skill yang cukup. Selamat dan sukses!”
– Drs. H. Shodikin, M.Pd.
(Ketua PDM Lamongan 2022-2027)
